Arti Lambang Manete In Me

Spiritualitas Manete in Me – Tinggallah di dalam Aku

Clara hanya mampu memenuhi perutusannya karena ia berusaha hidup bersatu dengan Tuhan dan dalam Tuhan.

Ia sangat mencintai sabda Yesus menurut Yohanes: “Manete in Me” – “Tinggallah di dalam Aku” yang dijadikan pedoman bagi hidup rohaninya. Dalam renungannya tentang St. Maria tertulis: “Maria hanya mempunyai satu gagasan. Satu-satunya gagasan, sederhana tetapi luhur tiada taranya, yaitu: “Maria selalu memikirkan Tuhan”. Clara ingin mewujudkan cita-cita itu.

Di bawah bimbingan Pastor Sartorius ia terus-menerus mencari dan tinggal dekat dengan Tuhan yang hadir dalam misteri Ekaristi. Usaha itu dengan sederhana disebutnya “kebaktian”. Setiap kali pandangannya diarahkan kepada Tuhan yang hadir di Tabernakel.

Sebagai seorang Suster Sang Timur dengan cinta yang khusus Clara merenungkan misteri penjelmaan dan masa kanak-kanak Tuhan. Baginya itulah yang menjadi sumber kegembiraan batin, lebih kuat dari penderitaan dan kekecewaan. Ia menginginkan agar para susternya pun menjadi orang-orang yang bergembira, merasa bebas, yakin bahwa mereka dicintai Kristus dan penuh kepercayaan seperti anak menyerahkan diri kepada Bapa.

Sulaman pada Kasula oleh Para Suster PIJ