Sejarah Museum de Schat van Simpelveld

Museum de Schat van Simpelveld

Kloosterstraat 68

6369 AE Simpelveld

RSIN 857374801

045-2031099

www.deschatvansimpelveld.nl
info@deschatvansimpelveld.nl

 

SEJARAH

Museum de Schat van Simpelveld terletak di biara yang megah, Rumah Loreto. Pada tahun 1875 semua biarawan-biarawati diperintahkan untuk meninggalkan Jerman, Kongregasi Suster PIJ menetap di Simpelveld yang berdekatan dengan Jerman. Sejak kedatangan mereka di kompleks bangunan ini, Simpelveld menjadi pusat biara-biara Kongregasi Suster PIJ yang tersebar di beberapa benua. Di tempat ini anak-anak juga dirawat dan dididik. Di Limburg Selatan, seni menyulam paramenta dan patung lilin yang paling indah dibuat oleh para Suster PIJ. Mereka berkarya di Rumah Loreto ini hingga tahun 2012 dengan penuh dedikasi. Dalam perkembangannya, pusat Kongregasi akhirnya kembali ke Aachen.

Para suster menyulam dengan penuh keheningan. Seorang suster bertugas membacakan renungan pendiri, Beata Clara Fey. Keheningan ini membuahkan karya seni yang sangat indah.

Karya sulaman para suster mendapat penghargaan dan diikutsertakan dalam pameran seni.

KOLEKSI

Paramenta

Pada abad kesembilan belas, banyak biara menjadi perhatian. Mengingat bahwa biara harus mandiri, maka pakaian pribadi dibuat sendiri, tetapi juga semua pakaian yang digunakan di gereja: seperti misalnya pakaian imam sampai pakaian liturgi. Kongregasi Suster-suster dari Kanak-kanak Yesus yang miskin juga membuat pakaian liturgi atau paramenta. Para suster memberikan kekhasan dari hasil karyanya dengan gaya bordir berkualitas tinggi dan inovatif. Selama lebih dari satu abad, para suster di Simpelveld dan di tempat lain membuat hasil karya yang sangat indah. Dalam dekade terakhir, mereka

tidak lagi membuat karya sulam-menyulam dan hal ini ditemukan sebagai harta karun seni. Kualitas dan keahlian tinggi yang belum pernah ada sebelumnya dan keterampilan dari bagian-bagian yang telah dikerjakan selama beberapa dekade, menjadikan koleksi Museum de Schat van Simpelveld menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

 

Patung Lilin

Para suster membuat patung-patung lilin kecil dari anak Kristus untuk merepresentasikan adegan kelahiran Yesus. Dengan perhatian khusus peristiwa inkarnasi ini, yang menjadi kekhasan oleh setiap suster, studio pembuatan patung lilin makin berkembang dan segera datang banyak permintaan untuk figur-figur lainnya. Patung-patung lilin yang kelihatan seperti manusia hidup itu terkadang disumbangkan atau dijual ke banyak negara.

Patung-patung lilin yang kadang-kadang hidup disumbangkan ke atau dijual ke banyak negara. Museum telah memulihkan sejumlah kelompok kaum relgius dan mengembalikan kejayaan mereka sebelumnya. Di tempat ini, pengunjung mendapat wawasan tentang proses kreatif dari karya seni ini.

Kehidupan Biara
Museum de Schat van Simpelveld terletak di Rumah Loreto. Kompleks biara ini terdiri dari tujuh bangunan dan puluhan hektar tanah. Ada ratusan suster dengan beberapa komunitas. Kerasulan utamanya adalah perawatan anak-anak. Ada tempat penampungan untuk anak yatim dan anak-anak miskin, pendidikan, dan untuk anak-anak keluarga kaya ada sekolah asrama. Museum ini menawarkan Anda sekilas kehidupan di Rumah Loreto sekitar tahun 1877 sampai tahun 2012.

 

Kekayaan Gereja
Ruang benda berharga menjadi daya tarik saat kunjungan ke Museum de Schat van Simpelveld. Di dalamnya Anda dapat menemukan salinan paramenta yang paling luar biasa dan berharga dari koleksi para suster sendiri. Selain itu, ada juga sudut-sudut untuk mengagumi koleksi dari ratusan tempat yang dimiliki oleh kongregasi: lukisan, cawan emas, monstran yang dipenuhi berlian, dan patung-patung abad pertengahan. Benda-benda rohani yangbervariasi dan indah ini pasti tidak akan membuat Anda bergeming.

Clara Fey
Tak perlu dikatakan bahwa Museum de Schat van Simpelveld merupakan tanda penghormatan kepada seorang perempuan yang menjadi tonggak awal kongregasi dan biara ini. Clara Fey (1815-1894), pendiri Kongregasi para Suster dari Kanak-kanak Yesus yang miskin, adalah putri dari keluarga yang memiliki sebuah pabrik tekstil yang makmur dari Aachen. Dia melihat dampak revolusi industri terhadap anak-anak yang bekerja di pabrik. Sebagian besar pekerja berusia di bawah dua belas tahun. Ia memandangnya sebagai panggilan untuk menyelamatkan anak-anak ini. Dimulai dari kota kelahirannya di Aachen, dan seiring berjalannya waktu, para suster telah merawat anak-anak di enam belas negara.

Tentu saja ada intensi khusus untuk beatifikasinya (penggelaran orang kudus) yang dirayakan pada Mei 2018.

WAKTU KUNJUNG

Senin Tutup
Selasa 11:00 – 17:00
Rabu 11:00 – 17:00
Kamis 11:00 – 17:00
Jumat 11:00 – 17:00
Sabtu 12:00 – 17:00
Minggu 12:00 – 17:00

Sumber: http://deschatvansimpelveld.nl/